








Melalui asesmen ini guru dapat menilai dan mengukur keberhasilan guru dalam menyampaikan materi pelajaran, serta mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang telah disampaikan selama satu semester.
Jika hasil asesmen ternyata kurang memuaskan, guru dan siswa dapat melakukan perbaikan. Misalnya, perbaikan dari cara menyampaikan pembelajaran.
Melalui SAS, guru juga bisa melakukan evaluasi terhadap program pengajaran yang telah dilaksanakan dan membuat rencana pembelajaran yang berkesinambungan.
Lebih lanjut, hasil SAS dapat dimanfaatkan untuk menentukan ketuntasan belajar siswa dan pengisian rapor siswa sebagai laporan kepada orang tua siswa mengenai pembelajaran anaknya selama semester ganjil.